![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|
Kamis, 17 Oktober 2002 |
|||||
|
|
|||||
| Index Berita Hari Ini : | ||||||
|
|
|
Wayan Suratmi Makan Ditemani Mayat MAKAN siang ditemani mayat? siapa pun pasti tak menginginkannya. Tetapi itulah yang terjadi dengan Wayan Suratmi, petugas di Instalasi Pemulasaraan Jenasah RS Sanglah. Kesibukannya mengurus jenazah korban peledakan bom di Kuta membuat dia tidak teratur makan. Disela-sela kesibukannya, Suratmi hanya sempat makan roti dan minum air. Bahkan saking sibuknya, dia rela makan siang di ruang jenazah. ‘’Karena lapar, saya tidak peduli dengan bau mayat yang menyengat,’’ ujarnya ramah. Suratmi mengaku hanya konsentrasi dengan makanan dan tidak mempedulikan jenazah-jenazah yang ada di ruangan. Ibu yang sudah 19 tahun bekerja sebagai petugas di ruang jenasah ini mengatakan tidak pernah menggunakan masker dalam menjalankan tugas. ‘’Saya sudah biasa dengan bau mayat,’’ ungkap istri Ketut Rika ini. Menurut ibu dua putra ini, pada saat kejadian peledakan bom tersebut, dia sedang dinas malam. Banyaknya mayat yang harus diurus membuat Suratmi harus kerja lembur. Apakah tidak capai bekerja hingga larut malam? ‘’Tentu saja capek, tapi karena semangat capek jadi hilang,’’ ujar wanita ini dengan wajah yang masih tampak lelah. Walau begitu, tidak mengurangi semangat Suratmi bekerja sebaik-baiknya. (201)
|
||||
Alamat Redaksi Jalan Kebo Iwa No. 63 A Denpasar Barat. Telepon 0361-416669 (Hunting) Fax 0361-416679