![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|
Kamis, 17 Oktober 2002 |
|||||
|
|
|||||
| Index Berita Hari Ini : | ||||||
|
|
|
Diusulkan, Pembangunan Monumen di Lokasi Ledakan Bom PASCA tragedi ledakan bom di Legian yang menewaskan ratusan orang, muncul usulan agar di tempat bekas ledakan dibangun monumen atau tugu untuk mengenang para korban. Usulan tersebut muncul dalam acara Citra Bali Global FM 99,15 Interaktif DenPost yang di-relay Radio Genta Swara Sakti Bali, Rabu (16/10) kemarin. Selain itu juga muncul tanggapan soal tertahannya obat-obatan dan peralatan lain bantuan Australia di bandara Ngurah Rai. Selengkapnya, berikut rangkuman wartawan DenPost, P. Witari. Obat Ditahan Mengenai bantuan obat yang ditahan di bea cukai, itu konyol sekali. Seolah-olah mereka menegakkan hukum. Jika dilihat kepentingan obat itu harus diutamakan. Kalau mereka ingin jabatannya dijamin, masyarakat pasti menjamin. Itu hal yang penting harusnya diutamakan dalam kondisi darurat dan demi kemanusiaan. Jangan sok menegakkan hukum. Aritonang Denpasar Batas Waktu Penyidikan Tentang penutupan jalan di Kuta dalam rangka penyidikan, menurut saya harus ada batas waktu penyidikan. Harus ada petugas yang profesional menangani kasus ini, jangan sampai berdampak pada sektor lain. Demikian juga harus ada kiat-kiat memulihkan citra Bali. Masalah penanganan kasus ini, saya harapkan komponen terkait marilah kita belajar dari kasus G 30 S PKI, dan bagaimana warga Timtim terlepas dari Indonesia ini tidak lepas dari pihak asing. Kami harapkan pemerintah bijak dan waspada dalam menyikapi masalah ini. Rapatkan barisan dan masyarakat harus peka terhadap lingkungan. Binawan Tabanan Terlalu Longgar Terkait kependudukan, saya rasa Bali terlalu longgar sekali. Saya harapkan tetangga kiri kanan harusnya diawasi. Pendatang harusnya mendaftar di banjarnya dan atas persetujuan tetangga lima ke kiri dan ke kanan, atau lima ke depan dan ke belakang di lingkungan yang baru. Ke depan ini perlu diwaspadai. Anton Denpasar Kewenangan Gubernur Pengertian gubernur sebagai penguasa wilayah ini yang tidak saya mengerti. Dalam kondisi genting seperti ini apakah tidak ada kewenangan gubernur untuk mengambil suatu sikap yang tegas. Misalnya menghubungi bupati, atau asosiasi untuk melakukan suatu langkah yang dapat meminimalisasi dampak dari peledakan bom. Saya salut dengan FPD (Forum Peduli Denpasar) yang solid dan saya harapkan organisasi lainnya juga bersikap seperti ini. Wijaya Tingkatkan Kewaspadaan Beberapa bulan yang lalu di Perumnas Monang Maning saya menjumpai beberapa orang WNA yang memakai jubah sekitar 10 orang. Apakah dari pihak terkait tidak ada pengawasan? Ke depan pihak terkait harus lebih waspada. Ketut Ardi Dilaporkan saja Saya juga sempat melihat dua WNA juga memakai jubah di Kuta. Kecurigaan saya kenapa orang-orang seperti ini tidak ada yang mengawasi. Saya tidak menuduh, dan ke depan jika melihat orang seperti itu hendaknya dilaporkan saja. Putu Artha Padangsambian Pemadaman Bergilir Saya sampaikan kepada seluruh pelanggan, bahwa dengan perbaikan PLTG Gilimanuk akan diadakan pemadaman listrik bergirlir di beberapa tempat pada pukul 18-22 wita. Untuk mengurangi pemadaman di Bali saya harapkan bagi pelanggan yang memiliki genset untuk mengoperasikan gensetnya, mengurangi pemakaian listrik sebesar 40 watt, menggunakan lampu hemat energi dan menggeser kegiatan yang menggunakan listrik yang banyak. Ini berlaku sampai 5 November. Ini kami lakukan untuk peremajaan. Mudah-mudahan pelanggan bisa menghemat penggunaan listriknya. Agung Mastika PLN Soal Penahanan Obat Mengenai bantuan obat yang ditahan, jika tidak bisa menyumbang lepaskan saja. Jangan sok-sok jadi penegak hukum. Jangan hanya bisa menghambat saja. Sinda Masalah Pemadaman Listrik Mengenai pemadaman listrik dengan pemberitahuan seperti itu rasa waswas datang begitu saja. Kami harapkan dengan pemadaman bergilir ini menimbulkan perasaan untuk mensuport peremajaan listrik. Raceng Pemogan Jangan di Daerah Pariwisata Mengenai pemadaman listrik, kalau bisa pasca peledakan bom jangan dipadamkan di daerah pariwisata. Pemadaman jangan lama jika bisa selang dua hari sekali. Bagus Tabanan Dibuatkan Monumen Dengan adanya peledakan bom kami harapkan ini ditangani dengan serius. Saat seperti ini, kenapa DPRD tidak muncul untuk mengomentari masalah ini. Anggota dewan jangan hanya bisa ngomong sebelum kejadian, saat inilah saatnya berbicara. Salut jika sudah ada yang mulai bicara. Kami harapkan agar peledakan bom ini dibuatkan monumen atau tugu untuk mengenang kejadian ini sehingga ini dijadikan tolok ukur. Pekak Kumis Tuban |
||||
Alamat Redaksi Jalan Kebo Iwa No. 63 A Denpasar Barat. Telepon 0361-416669 (Hunting) Fax 0361-416679